Indahnya Poligami Jika Istri Memiliki Sikap Berikut ini!

Indahnya Poligami Jika Istri Memiliki Sikap Berikut ini! – Ada sebuah kisah nyata poligami dari seorang wanita asal Malaysia yang mengaku sudah dipoligami oleh suaminya lebih dari lima tahun terakhir ini. Namanya adalah Noraslina Jusin, dimana ia telah banyak berlajar tentang arti hidup melalui kehidupan rumah tangga poligaminya. Secara pribadi, beliau ingin berbagi pengalaman indahnya poligami yang sebenarnya jika dilakukan sesuai dengan kaidah hukum Islam yang lurus dan sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW. Beliau sangat tegar menjadi seorang wanita yang dimadu, ia mampu melewati semua penderitaan hatinya hingga meraih sebuah keindahan dalam rumah tangganya.

 

Para sahabat tentunya ingin tahu, apa sih indahnya poligami itu? Mengapa harus ada poligami jika itu hanya menguntungkan laki-laki dan merugikan wanita? Tidak, tidak ada yang rugi dan justru semuanya mendapat keuntungan. Rumah tangga poligami dapat berjalan indah jika masing-masing yang terlibat dalam keluarga tersebut bisa bekerjasama dengan baik, kompak dan mampu berbuat adil. Keluarga poligami diibaratkan sebagai satu pasukan dengan komando dari sang suami, dimana masing-masing menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama tanpa mengesampingkan kebahagiaan satu sama lain.

 

Suami yang bijak, yang mampu menguasai suasana dalam keluarganya, suami yang bertanggung jawab, suami yang mampu memahami istri-istrinya adalah suami yang pasti bisa membina rumah tangga poligami yang harmonis. Menurut Ibu Noraslina Jusin, ia mampu setegar itu karena dukungan penuh suami dan juga istri lainnya. Suaminya yang selalu memberikan nasihat, tidak melupakan kewajiban serta memenuhi segala hak ibu Noraslina membuatnya tidak pernah merasa sakit semenjak suaminya poligami.

 

Ia pun berbagi tips bagaimana indahnya poligami jika istri memiliki sikap sebagai berikut!

 

Sikap Istri demi Mewujudkan Indahnya Poligami

 

  1. Jangan Memprovokasi

Istri hendaknya tidak boleh mengeluarkan pertanyaan yang mengarah pada provokasi, atau sekedar ingin menyakiti hati pasangan yang akhirnya akan menyakitkan bagi diri sendiri. Misalnya saja istri bertanya :

“Pah, papah lebih suka makan disini atau mau makan di rumah mana? Ya iyalah papah lebih suka disana, masakanku tu apa sih gak enak. Lebih sedap masakan yang disana. Iya kan?”

Pertanyaan semacam ini tidaklah patut untuk dikeluarkan. Sebaliknya, lebih baik jika anda sedang makan bersama sebaiknya diucapkan :

“Pah, ini mamah masak buat papah. Jika ada masakan yang kurang pas nanti di komen ya biar mamah perbaiki nanti, biar papah bisa makan enak tiap makan disini.”

Dengan begitu indahnya poligami tentu akan bisa dirasakan dimana anda harus belajar lebih keras untuk menyayangi suami, sehingga suami pun tidak akan melalaikan anda dengan usaha anda melayaninya yang terbaik.

 

  1. Hormati Hal-hal pribadi suami

Jangan suka menggeledah tas, membuka dimpet atau memeriksa HP suami jika memang suami anda melakukan poligami. Hal ini selain tidak sopan, juga bisa menimbulkan fitnah. Percayalah pada suami, anda tidak perlu tahu apa yang dilakukan suami anda dengan istrinya yang lain. Hal ini lebih menimbulkan keburukan dibanding anda tidak memeriksa apapun tentang hal pribadi suami. Yakinlah bahwa suami anda mampu berlaku adil, sepanjang anda masih dicukupi nafkah lahir dan batin.

Memang setiap istri memiliki hak yang sama, namun bukan berarti masing-masing boleh mencari tahu kepribadian satu sama lain. Hal ini penting dilakukan demi menjaga kemaslahatan semua istri dan mencapai indahnya poligami.

 

  1. Sikap Saling Mengerti

Saya tahu, setiap istri pasti menginginkan waktu lebih bersama suami. Namun anda harus tahu jika jadwal suami tengah dengan istri lain maka anda harus mengerti keadaan. Tidak perlu mengganggu kebersamaan mereka karena rasa cemburu dan ego anda. Tidak perlu banyak misscall, telepon, SMS dan komunikasi lainnya. Toh, semua istri akan punya giliran bukan? Betapa indahnya poligami jika para istri dan suami punya sikap saling pengertian.

 

  1. Berbaik sangka pada Suami

Jangan suka berburuk sangka pada suami anda, jangan suka mencari kesalahannya demi keegoisan anda dan jangan suka mencari kesalahan istri lainnya hanya demi ingin menjadi istri terbaik. Tidak ada istri terbaik dalam poligami karena semua memiliki tempat yang sama untuk berada di samping suami. Indahnya poligami jika semuanya memiliki pikiran positif terhadap ALLAH, terhadap suami dan pada para istri.

 

  1. Terus memegang cinta

Jangan sampai rasa cinta anda berkurang pada suami hanya karena anda merasa suami sudah banyak mendapatkan cinta dari istri lain. Cinta anda tetap istimewa di hatinya dan anda tetap menjadi istri yang ia cintai selamanya. Tidak ada yang lebih berarti selain rasa cinta kepada suami karena ALLAH SWT. Inilah yang akan membawa keimanan dan ketaqwaan kita sempurna di mata Allah, ketaqwaan istri soleha.

 

Menciptakan indahnya poligami itu tidak semudah membalik telapak tangan. Rasa sesak, cemburu, rasa iri, rasa ingin menangis karena cinta yang terbagi memang selalu ada namun hal ini tidak boleh menjajah diri anda sebagai wanita untuk tetap beriman dan mencintai suami anda dengan tulus. Poligami adalah keindahan Islam, dimana keindahan ini tidak akan pernah menyengsarakan selama dilakukan dengan aturan yang benar.

Semoga bermanfaat. BARAKALLAH