Syarat Sah Poligami apakah harus Ada Ridho Istri Pertama?

Syarat Sah Poligami apakah harus Ada Ridho Istri Pertama? – Poligami dalam islam memang diperbolehkan dan disyariatkan. Bahkan sudah jelas ada dalam surat An Nisa ayat 3-4. Namun banyak kaum yang menentang adanya paham poligami karena dinilai merugikan wanita, membuat kehegelisahan di hati wanita dan lain sebagainya. Padahal poligami itu tidak merugikan pihak manapun, justru membawa kebahagiaan dan pahala luar biasa. Namun ada beberapa syarat sah poligami yang harus dipenuhi agar pernikahan poligami yang dilakukan berlangsung sah dan membawa keberkahan.

 

Bagaimana syarat sah poligami dalam ajaran Islam?

 

  • Mampu Berbuat Adil

Seorang pria pelaku poligami harus bisa berlaku adil pada semua istrinya. Dia tidak boleh condong hanya pada satu istri saja yang paling disayangi karena hal ini akan mendatangkan kedzaliman pada istri yang lain. Sesuai dengan Sabda Nabi Muhammad SAW :

“Siapa saja orangnya yang memiliki dua istri lalu lebih cenderung kepada salah satunya, pada hari kiamat kelak ia akan datang dalam keadaan sebagian tubuhnya miring.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa-i, At-Tirmidzi)

 

  • Tidak Lalai beribadah kepada Allah

Seorang pria yang berpoligami hendaknya tidak boleh sampai melalaikan kewajibannya beribadah. Justru dengan poligami ia harus tambah ketaqwaannya, tambah imannya. Maka tak heran poligami justru dilakukan para ulama karena mereka tahu bahwa poligami adalah jalan ibadah kepada ALLAH SWT.

Bahkan ALLAH berfirman yang artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka…” (QS. At-Taghabun: 14)

 

  • Mampu Menjaga Istri – istrinya

menjadi sebuah kewajiban bagi suami untuk menjaga istrinya, termasuk pria yang berpoligami juga harus mampu menjaga semua istrinya. Baik menjaga dari keburukan dan kerusakan. Misalnya seorang yang memiliki tiga orang istri, namun ia hanya mampu memenuhi kebutuhan biologis untuk dua orang istrinya saja. Sehingga ia menelantarkan istrinya yang lain. Dampaknya, istrinya akan mencari kepuasan kepada selain suaminya, alias berzina. Wal iyyadzubillah. Padahal Nabi pernah bersabda :

“Wahai para pemuda, siapa saja di antara kalian yang memiliki kemapuan untuk menikah, maka menikahlah…” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

 

  • Mampu Menafkahi

Pria yang menganut paham poligami harus bisa memenuhi segala kebutuhan para istrinya, baik nafkah lahir maupun batin. Bagaimana bisa poligami jika nafkah untuk satu orang istri saja tidak cukup? Nah, Anda yang masih merasa belum mampu menafkahi lebih dari 1 istri, dilarang poligami.

Sesuai dengan firman ALLAH TA’ALA :

“Dan orang-orang yang tidak mampu menikah, hendaklah menjaga kesucian (dirinya), sampai Allah memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya…” (QS. An-Nur: 33)

Selain syarat sah poligami di atas maka tidak ada yang lainnya. Lalu, timbul pertanyaan dalam benak kita. “Apakah poligami yang dilakukan suami itu sah apabila istri pertama tidak merestui?”

Tentu saja SAH. Syarat sah poligami bukan karena ridho istri, namun karena niat baik dan keyakinan hati suami untuk berbuat adil dan yakin jika poligami yang dilakukan lebih membawa kebaikan dibanding kemudharatan.

 

Restu atau ridho dari istri pertama hanyalah sebuah adab yang baik, jika seorang suami ingin poligami memang hendaknya meminta izin pada istri. Namun jika istri pertama bersikeras untuk menolaknya maka anda tetap boleh melangsungkan pernikahan kedua anda. Meminta izin dan restu istri pertama termasuk dalam akhlak yang baik dan pergaulan yang harmonis untuk menjadikan hati istri pertama lebih legowo atau lebih ikhlas dengan cara meringankan baginya hal-hal yang bisa menyakitkan.  Keikhlasan hati adalah hal termasuk hal penting bagi wanita dalam permasalahan poligami.

 

Caranya meminta restu yaitu dengan wajah yang berseri-seri, ucapan yang manis, dan dengan hal-hal yang bisa memudahkan keadaan, seperti pemberian sejumlah barang untuk mendapatkan ridhanya. Itulah syarat sah poligami. Jika anda ingin mendapatkan restu dari istri pertama, dari calon mertua, dari mertua anda dari orang tua serta dukungan dari orang sekitar yang anda sayangi, DISINI CARANYA!